Saturday, 16 November 2013


TUMBUHAN DATARAN TINGGI, MEDIUM RENDAH
DAN
TUMBUHAN INTENSITAS CAHAYA RENDAH DAN TINGGI
TUGASPENGANTAR ILMU PERTANIAN

Logo Unsoed

Oleh,

ELLA AULIYA NURUL BAITY
NIM : A1L013175
KELAS D

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
AGROTEKNOLOGI
PURWOKERTO
2013

Tanaman yang Cocok di Dataran Rendah

1.   Rambutan (Nephelium lappaceum L.)
Rambutan dapat tumbuh subur pada dataran rendah dengan ketinggian antara 30-500 m dpl.Pada ketinggian dibawah 30 m dpl rambutan dapat tumbuh namun tidak begitu baik hasilnya.

2.   Melinjo (Gnetum gnemon L.)
Tanaman melinjo dapat tumbuh pada ketinggian tempat 0-1.200 m dpl.Dengan demikian, tanaman melinjo dapat tumbuh di pegunungan berhawa lembab, bisa juga didataran rendah yang relatif kering.Namun agar dapat berproduksi secara maksimal, melinjo sebaiknya ditanam di dataran rendah yang ketinggiannya tidak lebih dari 400 m dpl.

3.   Anggur Vitis Vinifera
Jenisanggur yang telah berhasil dibudidayakan di Indonesia adalaah Vitis Vinifera yang berasal dari Eropa. Varietas anggur Vitis Vinifera yang banyak dikembangkan di Indonesia adalah anggur bali, prbolinggo biru 81, dan probolinggo putih 14. Ketinggian tempat yang cocok untuk budidaya jenis anggur tersebut sekitar 400 m dpl.

4.   Gambir
Gambir (Uncaria gambir Roxb.) adalah tumbuhan perdu setengah merambat dengan cabang yang panjang. Tumbuhan ini hidup di ketinggian sekitar  200-800 m di atas permukaan laut. 
Daun dan ranting Gambir biasanya direbus untuk kemudian air rebusannya di sedimentasi/dikeraskan.  Hasil sedimentasi itulah yang digunakan sebagai campuran kapur sirih untuk menyirih/menginang. 
Gambir mengandung sejenis flavonoid yaitu gambirin sebagai obat anti peradangan, katekin yang berguna sebagai anti oksidan, zat penyamak, dan sejumlah alkaloid. Kegunaan dari gambir diantaranya merangsang keluarnya getah empedu sehingga membantu kelancaran proses di perut dan usus. Fungsi lainnya yaitu sebagai campuran obat, seperti sebagai luka bakar, obat sakit kepala, obat diare, obat disentri, obat kumur-kumur, obat sariawan, serta obat sakit kulit (dibalurkan); penyamak kulit; dan bahan pewarna tekstil.

5.   Bungur
                  Bungur (Lagerstroemia speciosa Pers.) dapat hidup di dataran rendah sampai ketinggian 800 m di atas permukaan laut, dengan tinggi antara 10-30 m. Tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman peneduh. 
                  Mempunyai bunga malai berwarna merah muda keunguan. Selain sebagai tanaman peneduh, kegunaan lain dari Bungur adalah untuk pengobatan, antara lain bijinya dapat digunakan untuk pengobatan tekanan darah tinggi, kulit kayunya untuk obat diare, disentri, dan kencing darah. Sedangkan daunnya yang mengandung saponin, flavonoid dan tanin digunakan untuk pengobatan kencing batu, kencing manis, dan tekanan darah tinggi.

6.   Cempaka Putih
              Cempaka putih (Michelia alba Linn) atau di Jawa biasa disebut pohon kantil adalah pohon berkayu yang dapat tumbuh sampai ketinggian 30 meter. Cempaka sering dimanfaatkan sebagai bahan baku parfum, karena bunganya yang wangi. Kayu cempaka juga bermanfaat untuk bahan baku mebelair.

7.   Johar
                  Pohon berkayu dengan tinggi antara 2-30 meter ini termasuk ke dalam kelas polong-polongan dengan nama ilmiah Senna siamea. Pohon ini kerap digunakan sebagai tanaman peneduh karena jangkauan cabangnya yang lebar dan rimbun. 
                  Kayu Johar merupakan kayu kelas kuat yang disukai dalam pembuatan jembatan dan tiang bangunan. Selain itu, kayu Johar juga baik digunakan sebagai bahan baku pembuatan arang kayu. Daun dan buahnya menghasilkan zat penyamak.Daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk hijau.Akarnya dapat digunakan sebagai obat cacingan dan sariawan. 


8.   Kangkung
                    Kangkung dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (pegunungan) ± 2000 meter dpl.Baik kangkung darat maupun kangkung air, kedua varietas tersebut dapat tumbuh di mana saja, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Hasilnya akan tetap sama asal jangan dicampur aduk.

9.   Pare
Tanaman paria ( Momordica Charantia L ) merupakan tanaman semusim yang cocok tumbuh di dataran rendah sampai menengah. Prospek pengembangan tanaman paria ini makin cerah karena daya beli masyarakat yang makin baik, terutama terhadap paria yang memiliki kualitas baik.

Tanaman yang Cocok di Dataran Medium

1.   Kedelai (Glycine max)
Sebagian besar tumbuh di daerah yang beriklim tropis dan subtropis. Kedelai dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas, di tempat-tempat yang terbuka dan bercurah hujan 100 – 400 mm3 per bulan. Oleh karena itu, kedelai kabanyakan ditanam di daerah yang terletak kurang dari 400 m di atas permukaan laut dan jarang sekali ditanam di daerah yang terletak kurang dari 600 m di atas permukaan laut. Jadi tanaman kedelai akan tumbuh bakik, jika ditanam di daerah beriklim kering.

2.  Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.)
Kacang tanah, kacang una, suuk, kacang jebrol, kacang bandung, kacang tuban, kacang kole, kacang banggala (bahasa Yunani: Arachis hypogaea L., bahasa Inggris: peanut, groundnut) merupakan tanamanpolong-polongan atau legum dari famili Fabaceae, kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia. Kacang tanah merupakan sejenis tanaman tropika. Ia tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50 cm (1 hingga 1½ kaki) dan mengeluarkan daun-daun kecil.Ketinggian tempat yang baik dan ideal untuk tanaman kacang tanah adalah pada ketinggian antara 500 m dpl. Jenis kacang tanah tertentu dapat ditanam pada ketinggian tempat tertentu untuk dapat tumbuh optimal.

3.   Gandum (T. aestivum)
Gandumadalah sekelompok tanaman serealia dari suku padi-padian yang kaya akan karbohidrat. Pada umumnya, biji gandum (kernel) berbentuk opal dengan panjang 6–8 mm dan diameter 2–3 mm. Seperti jenis serealia lainnya, gandum memiliki tekstur yang keras. Biji gandum terdiri dari tiga bagian yaitu bagian kulit (bran), bagian endosperma, dan bagian lembaga (germ). Lingkungan atau syarat tumbuh tanaman gandum antara lain ketinggian tempat penanaman sekitar 400-800 meter diatas permukaan laut.  Tanaman gandum dapat tumbuh baik dan berproduksi tinggi pada kisaran suhu 10-25 derajat celciu, fotoperiodisme yang panjang, dan bercurah hujan 350-1.250 mm.

4.   Mentimun (Cucumis Sativus L.)
Tanaman mentimun dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian tempat 200-800 dpl. Namun tanaman mentimun tumbuh dengan optimum pada daerah yang berketinggian tempat 400 dpl, pada tanah yang berkadar liat rendah dengan pH 6-7.

5.   Bawang merah (Allium Cepa L.)
Bawang merah merupakan tanaman yang hanya cocok di dataran menengah hingga tinggi. Hal ini tidak mengherankan karena sentra bawang merah tanah air kebanyakan yang berada di dataran menengah. Tanaman ini hanya tumbuh dengan optimal pada ketinggian 0 - 800 meter dpl.

6.   Kakao (Theobroma Cacao L.)
Ketinggian tempat di Indonesia yang ideal untuk penanaman kakao adalah tidak lebih tinggi dari 800m daripermukaan laut.Curah Hujan Curah hujan yang berhubungan dengan pertanaman dan produksi kakao ialah distribusinya sepanjang tahun. Hal tersebut berkaitan dengan masa pembentukan tunas muda dan produksi. Areal penanaman kakao yang ideal adalah daerah-daerah dengan curah hujan 1.100-3.000 mm per tahun.

7.   Karet (Hevea Brasiliensis)
Tanaman karet tumbuh optimal pada dataran rendahdengan ketinggian 200 m – 400 m dari permukaan laut(dpl). Pada ketinggian > 400 m dpl dan suhu harian lebihdari 30oC, akan mengakibatkan tanaman karet tidak bias tumbuh dengan baik.
8.   Kelapa Sawit (Elaeis)
Tanah yang baik untuk budidaya kelapa sawit harus mengandung banyak lempung, beraerasi baik dan subur. Tanah harus berdrainase baik, permukaan air tanah cukup dalam, solum cukup dalam, tidak berbatu. Tanah Latosol, Ultisol dan Aluvial yang meliputi tanah gambut, dataran pantai dan muara sungai dapat dijadikan perkebunan kelapa sawit. Tanah memiliki derajat keasaman (pH) antara 4-6. Ketinggian tempat yang ideal bagi pertumbuhan tanaman kelapa sawit antara 1-400 m dpl. Topografi datar dan berombak sampai bergelombang.7. Kelerengan ideal berkisar antara 0 sampai 25%.

9.      Nangka (Artocarpus heterophyllus)
Nangka dapat tumbuh dari mulai dataran rendah sampai ketinggian tempat 1.300 m dpl. Namun ketinggian tempat yg terbaik untuk pertumbuhan nangka adalah antara 0-800 m dpl.

10.     Pala (Myristica Fragan Haitt)
Tanaman ini membutuhkan tanah yang gembur, subur dan sangat cocok pada tanah vulkasnis yang mempunyai pembuangan air yang baik. Tanaman pala tumbuh baik di tanah yang bertekstur pasir sampai lempung dengan kandungan bahan organis yang tinggi.Sedangkan pH tanah yang cocok untuk tanaman pala adalah 5,5 – 6,5. Tanaman pala dapat tumbuh baik di daerah yang mempunyai ketinggian 500-700 m dpl. Sedangkan pada ketinggian di atas 700 m, produksitivitas tanaman akan rendah.
Tanaman yang Cocok di Dataran Tinggi
1.   Manglid 
(Manglietia glauca). Pohon Manglid dapat mencapai ketinggian 25 - 40 meter dengan bebas cabang 25 meter dan diamater 150cm. Tersebar di ketinggian 1000 - 1500 mdpl. Hidup berkelompok di tempat yang lembab.Di Jawa Barat dan Bali kayu Manglid sangat disukai selain karena kayunya mengkilat, strukturnya padat, halus, ringan, dan kuat.Kayu Manglid sering digunakan sebagai bahan pembuat perkakas dan jembatan.

2.   Surian / Suren / (Toona sureni).
Tanaman ini tumbuh pada daerah bertebing dengan ketinggian 600 - 2.700 m dpl dengan temperature 22ºC. Bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan selain kayunya sebagai bahan bangunan, furniture, veneer, panel kayu dan juga kulit dan akarnya dimanfaatkan untuk bahan baku obat diarrhoea dan ekstrak daunnya dipakai sebagai antibiotik dan bio-insektisida; sedangkan kulit batang dan buahnya dapat disuling untuk menghasilkan minyak esensial (aromatik). Tajuk tidak terlalu lebar sehingga pohon suren biasa digunakan sebagai tanaman pelindung atau pembatas di ladang dan sebagai windbreak di perkebunan teh .

3.   Pinus (Pine merkusii).
Pohon besar, batang silindris, lurus. Dapat mencapai tinggi 45 meter dengan diameter 140cm. Kayunya untuk berbagai keperluan, konstruksi ringan, mebel, pulp, korek api dan sumpit. Sering disadap getahnya.Pohon tua dapat menghasilkan 30-60 kg getah, 20-40 kg resin murni dan 7-14 kg terpentin per tahun.Cocok untuk rehabilitasi lahan kritis, tahan kebakaran dan tanah tidak subur.

4.   Puspa (Schima wallichii).
Pohon tinggi mencapai 7 - 10 meter, khas Jawa Barat. Pohon ini juga memiliki daya survaif yang cukup tinggi dengan kulit kayu yang tebal sehingga tahan api,namun dikala roboh anakan akan cepat tumbuh disaat hujan turun membasahi lantai hutan. Tegakan puspa dari kejauhan daun berwarna hujau tua ini sangat kontras dengan daunnya yang muda berwarna kemerahan di sat musim hujan bunganya yang berwarna putih berjatuhan di atas serasah dengan benang sari kuning sehingga menarik satwa untuk menikamati. Kera ekor panjang (Mecaca fascicularis) merupakan jenis mamalia yang hidup di pohon pucuk daun puspa merupakan santapan lezat bagi jenis primata ini.

5.   Kopi Kate / Kartika (Cofee arabica var. kartika).
Varietas unggulan dataran tinggi yang cocok ditanam pada ketinggian 700 - 2.000 mdpl. Tipe pertumbuhan kate / kompak.

6.   Kopi Robusta (Cofee robusta).
Kopi Robusta merupakan keturunan beberapa spesies kopi, terutama Coffea canephora. Tumbuh baik di ketinggian 400-700 m dpl, temperatur 21-24° C dengan bulan kering 3-4 bulan secara berturut-turut dan 3-4 kali hujan kiriman.

7.   Alpukat (Persea americana).
Apokat (KBBI: Avokad), alpukat, atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, dan Guam.Banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah.Batangnya bisa mencapai tinggi 20m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 sentimeter.Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram, dan biji yang besar, 5

8.   Kawung / Aren / Enau (Arenga pinnata).
Enau atau aren (Arenga pinnata, suku Arecaceae) adalah palma yang terpenting setelah kelapa (nyiur) karena merupakan tanaman serba guna. Tumbuhan ini dikenal dengan pelbagai nama seperti nau, hanau, peluluk, biluluk, kabung, juk atau ijuk (aneka nama lokal di Sumatra dan Semenanjung Malaya); kawung, taren (Sd.); akol, akel, akere, inru, indu (bahasa-bahasa di Sulawesi); moka, moke, tuwa, tuwak (di Nusa Tenggara), dan lain-lain. Bangsa Belanda mengenalnya sebagai arenpalm atau zuikerpalm dan bangsa Jerman menyebutnya zuckerpalme. Dalam bahasa Inggris disebut sugar palm atau Gomuti palm.

9.   Rasamala (Altingia excelsa).
Rasamala yang memiliki nama ilmiah Altingia Excelsa atau sering disebut Bodi Rimbo ini menjadi ciri tanaman khas tanaman di Jawa Barat dan pohon tropis terbesar. Rasamala merupakan tanaman khas hutan basah campuran di perbukitan dan pegunungan. Pohon ini dapat mencapai tinggi lebih dari 60 meter dan keliling batang 2,5 meter. Pohon ini sering tumbuh berkelompok dan dapat tumbuh pada ketinggian 500-1.500 m dpl, dengan curah hujan sekurang-kurangnya 100 mm dalam bulan kering.Pohon ini ditanam pada jarak rapat, karena pohon muda cenderung bercabang jika mendapat banyak sinar matahari. Kisaran usia pohon ini dapat mencapai 300 tahun. Buah dari pohon ini dapat berguna bagi pakan dan digemari burung dan kera.Kayu rasamala berwarna kuning keras dan padat.Dari batang dan dahan banyak mengeluarkan getah damar.

10.  Mahoni / Mahogany (Swietenia macrophylla).
Pohon tahunan, tinggi mencapai 25 meter, berkayu, bulat dan bercabang. Kayunya digunakan sebagai bahan bangunan, furniture dan sebagai peneduh di jalan-jalan kota besar. Bijinya berkhasiat sebagai obat tekanan darah tinggi, obat encok, obat eksim dan obat masuk angin.

11.  Jati Putih / Jati Cina / Jati Belanda / White teak (Gmelina arborea).
Pohon ukuran sedang, tinggi dapat mencapai 30 - 40 m, batang silindris, diameter rata-rata 50 cm kadang-kadang mencapai 140 cm. Terutama dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi ringan dan pulp. Beberapa bagian pohon dapat digunakan untuk obat dan daunnya untuk pakan ternak .

Tanaman yang membutuhkan intensitas cahaya rendah

1.      Kopi 
merupakan tanaman yang membutuhkan naungan sepanjang hidupnya. Cahaya sangat diperlukan oleh tanaman, terutama tanaman yang memiliki zat hijau daun (khloropil), tanpa cahaya tidak terjadi proses photosintesis pada daun yang menghasilkan energi untuk tanaman bertumbuh.

2.      Kentang 
termasuk tanaman yang dapat tumbuh di daerah tropika dan subtropika. Pertumbuhan tanaman kentang sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca. Tanaman kentang tumbuh baik pada lingkungan dengan suhu rendah, yaitu 15 sampai 20 °C, cukup sinar matahari, dan kelembaban udara 80 sampai 90 %


3.      Tomat
Tomat adalah tanaman wajib di setiap kebun.Saat yang tepat untuk menanam tomat adalah pada peralihan musim hujan ke musim panas.Tomat tidak membutuhkan banyak ruang atau tanah untuk tumbuh.Anda bisa menanamnya di pot tanah liat standar.Jika Anda ingin berkreasi, Anda juga bisa memanfaatkan sepatu boot tua Anda sebagai pot.

4.      Tanaman bumbu
Menanam tanaman bumbu bisa jadi solusi bagi Anda yang gemar berkebun namun memiliki ruang yang terbatas.Anda bisa menanam cabe, bawang putih, bawang merah, lengkuas, kunyit, jahe dan semua jenis bumbu dapur.


5.      Strawberi
Tak ada yang bisa mengalahkan rasa nikmat makan buah strawberi yang segar dan manis pada musim panas – Anda bisa memakannya langsung, menghidangkannya dengan es krim atau makanan lain.

6.      Selada
Anda bisa membeli atau membuat sendiri kotak untuk tanaman ini.Selada memiliki akar yang pendek sehingga Anda tidak butuh kotak yang terlalu besar.Pastikan selada Anda memperoleh cahaya yang cukup dan iklim yang cocok.Tanpa sinar matahari yang cukup.

7.      Kacang
Selayaknya tanaman merambat, kacang sangat cocok bagi Anda yang memiliki ruang dasar terbatas namun memiliki ruang vertikal yang tinggi.Anda cukup membeli pot ukuran standar, tanah yang subur dan pupuk. Tanam biji tepat di depan tiang dan tanaman akan tumbuh merambat dengan cepat serta siap dipanen sebulan berikutnya. Kacang juga juga mudah beradaptasi dan tahan cuaca walau Anda menempatkannya di balkon apartemen anda.

8.      Tanaman Jade
adalah tanaman segar dan indah yang membutuhkan air sangat sedikit (bahkan dapat bertahan tanpa air sampai sebulan). Tanaman tersebut toleran terhadap cahaya yg sedikit, tetapi akan lebih baik jika ditempatkan di samping jendela. Jika tumbuh di bawah kondisi tertentu, tanaman jade dapat menghasilkan daun putih kecil atau agak berwarna merah muda.

9.      Violet
adalah tanaman rumah yang populer, dan merupakan salah satu tanaman berbunga paling mudah untuk dirawat. Ketika penyiraman afrika violet, disarankan menyemburkan air yg panjang agar bisa sampai ke tanah dan hindari air dingin pada kelopak bunga.Disarankan juga menggunakan suhu kamar atau air yang hangat.

10.  Tanaman lidah mertua
dapat mengubah co2 pada malam hari (sehingga disarankan tanaman ini ditempatkan di kamar tidur), dan menghilangkan racun dalam rumah. Tanaman ini lebih suka matahari, tetapi merupakan tanaman yang sangat pemaaf dan akan mentolerir cuaca mendung.

Tanaman yang membutuhkan intensitas cahaya tinggi

1.      Kaktus Christmas atau Schlumbergera
Tanaman jenis ini tidak membutuhkan banyak sinar matahari, jadi cocok untuk diletakkan di dalam rumah.Tanaman jenis ini juga tidak tumbuh terlalu pesat.Ia hanya membutuhkan air yang sedikit sekali, hanya dua kali sebulan. Warna bunganya amat cantik, merah muda, merah, putih, atau salem. Tanam di dalam pot ukuran sedang, beri pupuk, dan gemburkan tanahnya tiap dua tahun sekali.

2.      Begonia rex
Tanaman ini disukai karena bentuk dan coraknya.Ukurannya yang sedang membuat tanaman ini cukup ideal untuk diletakkan di atas meja tamu, atau di sudut ruangan menggunakan tiang khusus penyangga pot. Begonia membutuhkan sinar matahari yang sedang, jadi  sesekali keluarkan tanaman ini untuk mendapatkan sinar matahari. Ia tidak membutuhkan banyak tanah ataupun air. Cukup siram dua minggu sekali dan gemburkan tanahnya tiap enam bulan sekali.


3.      Tanaman semanggi (Oxalis regnellii)
Tanaman cantik ini memiliki warna yang keunguan atau hijau pekat dengan bentuk daun mirip semanggi. Daun-daunnya akan menguncup pada malam hari, dan bunganya mekar sepanjang tahun dengan warna putih dan merah muda dengan banyak cabang kecil. Jenis tanaman ini sangat suka sinar matahari, tetapi tidak bisa terkena sinar matahari yang terlalu terik.Siram setiap satu minggu sekali, dan pastikan ada wadah air di bawah pot yang bisa menjaga tanah tetap lembap.Siram kembali air yang mengalir dari dalam pot ke dalam pot.Gemburkan tanah tiap setahun sekali.

4.      Sirih belanda (Epipremnum aureum)
Sirih belanda merupakan tanaman jenis rambat.Tanaman ini hanya perlu disiram dua minggu sekali, ketika daun-daunnya terlihat sedikit layu.Karena tanaman ini cepat pertumbuhannya, maka Anda bisa meletakkan di jendela ataupun digunakan sebagai penutup atap.Jika sudah terlalu panjang, Anda bisa memotong dahannya.Potongannya bisa Anda celupkan ke air, kemudian tusukkan kembali ke dalam tanah. Dalam beberapa hari ia akan tumbuh kembali membuat cabang baru.


5.      Lili paris (Chlorophytum comosum)
Tanaman lain yang mudah perawatannya dan tumbuh dengan cepat adalah lili paris. Tanaman jenis ini bisa hidup berpuluh-puluh tahun lamanya.Anda bisa meletakkannya di tempat yang terkena sinar matahari langsung, atau di atas lemari es.Tidak perlu disiram terlalu sering, cukup satu kali seminggu.Jika daunnya mulai menciut, berarti sudah saatnya disiram.Ganti tanahnya dengan yang baru jika mulai mengeras.

6.      Cemara laut (Araucaria heterophylla)
Cemara bisa tumbuh di dalam ruangan dan daun-daunnya tetap bisa hijau pekat.Cabang-cabangnya yang mirip jarum bisa tumbuh tinggi mencapai 2 meter lebih. Tanaman yang biasa dijadikan pohon natal ini biasanya dijual setinggi 1,5 meter untuk ditanam di taman, dan bisa tumbuh tinggi hingga 25 cm per tahunnya. Tanaman ini perlu ditanam menggunakan pot pada akarnya, dan disiram tiap 1-2 minggu sekali.Tanam di tempat yang sejuk namun banyak cahaya.


7.      Palem kuning (Chrysalidocarpus lutescens)
Jenis tanaman ini akan memberikan kesan tropis pada pekarangan rumah Anda. Letakkan di dekat pintu, atau di ruangan dengan desain minimalis.Siram tiap dua minggu sekali. Tanaman ini bisa mencapai 2 meter, namun jika Anda menggunakan pot kecil maka tidak akan tumbuh tinggi.

8.      Wijen
merupakan tanaman daerah tropik dan subtropik, tetapi kultivar baru telah melebar di daerah dingin. Wijen tumbuh pada ketinggian di bawah 1250 m. Wijen juga membutuhkan hari pendek, tetapi banyak kultivar telah beradaptasi terhadap bermacam-macam periode cahaya. Dengan 10 jam, wijen akan berbunga 42—45 hari sebelum ditebarkan.


9.      Bawang
tak besar seperti yang dikehendaki kerana bawang perlukan cahaya matahari 13 jam.

10.  Jagung
Intensitas cahaya adalah jumlah pancaran cahaya matahari yang intesif dan dapat dimanfaatkan oleh makhluk hidup.Untuk tanaman jagung, intensitas cahaya yang banyak dan cukup sangat dibutuhkan selain untuk berfotosintesis, juga untuk berproduksi, karena tanpa intensitas cahaya yang cukup, bunga tidak dapat berhasil menjadi buah.