TUMBUHAN
DATARAN TINGGI, MEDIUM RENDAH
DAN
TUMBUHAN INTENSITAS
CAHAYA RENDAH DAN TINGGI
TUGASPENGANTAR
ILMU PERTANIAN

Oleh,
ELLA AULIYA
NURUL BAITY
NIM : A1L013175
KELAS D
KEMENTERIAN PENDIDIKAN
DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS JENDERAL
SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
AGROTEKNOLOGI
PURWOKERTO
2013
Tanaman yang Cocok di Dataran Rendah
Rambutan
dapat tumbuh subur pada dataran rendah dengan ketinggian antara 30-500 m
dpl.Pada ketinggian dibawah 30 m dpl rambutan dapat tumbuh namun tidak begitu
baik hasilnya.
Tanaman
melinjo dapat tumbuh pada ketinggian tempat 0-1.200 m dpl.Dengan demikian,
tanaman melinjo dapat tumbuh di pegunungan berhawa lembab, bisa juga didataran
rendah yang relatif kering.Namun agar dapat berproduksi secara maksimal,
melinjo sebaiknya ditanam di dataran rendah yang ketinggiannya tidak lebih dari
400 m dpl.
3. Anggur
Vitis Vinifera
Jenisanggur
yang telah berhasil dibudidayakan di Indonesia adalaah Vitis Vinifera yang
berasal dari Eropa. Varietas anggur Vitis Vinifera yang banyak dikembangkan di
Indonesia adalah anggur bali, prbolinggo biru 81, dan probolinggo putih 14.
Ketinggian tempat yang cocok untuk budidaya jenis anggur tersebut sekitar 400 m
dpl.
4. Gambir
Gambir
(Uncaria gambir Roxb.) adalah tumbuhan perdu setengah merambat
dengan cabang yang panjang. Tumbuhan ini hidup di ketinggian sekitar
200-800 m di atas permukaan laut.
Daun
dan ranting Gambir biasanya direbus untuk kemudian air rebusannya di
sedimentasi/dikeraskan. Hasil sedimentasi itulah yang digunakan sebagai
campuran kapur sirih untuk menyirih/menginang.
Gambir
mengandung sejenis flavonoid yaitu gambirin sebagai obat anti peradangan,
katekin yang berguna sebagai anti oksidan, zat penyamak, dan sejumlah alkaloid.
Kegunaan dari gambir diantaranya merangsang keluarnya getah empedu sehingga membantu
kelancaran proses di perut dan usus. Fungsi lainnya yaitu sebagai campuran
obat, seperti sebagai luka bakar, obat sakit kepala, obat diare, obat disentri,
obat kumur-kumur, obat sariawan, serta obat sakit kulit (dibalurkan); penyamak
kulit; dan bahan pewarna tekstil.
5.
Bungur
Bungur (Lagerstroemia
speciosa Pers.) dapat hidup di dataran rendah sampai ketinggian 800 m di
atas permukaan laut, dengan tinggi antara 10-30 m. Tanaman ini sering digunakan
sebagai tanaman peneduh.
Mempunyai bunga malai berwarna
merah muda keunguan. Selain sebagai tanaman peneduh, kegunaan lain dari Bungur
adalah untuk pengobatan, antara lain bijinya dapat digunakan untuk pengobatan
tekanan darah tinggi, kulit kayunya untuk obat diare, disentri, dan kencing
darah. Sedangkan daunnya yang mengandung saponin, flavonoid dan tanin digunakan
untuk pengobatan kencing batu, kencing manis, dan tekanan darah tinggi.
6.
Cempaka
Putih
Cempaka putih (Michelia
alba Linn) atau di Jawa biasa disebut pohon kantil adalah pohon berkayu
yang dapat tumbuh sampai ketinggian 30 meter. Cempaka sering dimanfaatkan
sebagai bahan baku parfum, karena bunganya yang wangi. Kayu cempaka juga
bermanfaat untuk bahan baku mebelair.
7.
Johar
Pohon
berkayu dengan tinggi antara 2-30 meter ini termasuk ke dalam kelas
polong-polongan dengan nama ilmiah Senna siamea. Pohon ini kerap
digunakan sebagai tanaman peneduh karena jangkauan cabangnya yang lebar dan
rimbun.
Kayu Johar
merupakan kayu kelas kuat yang disukai dalam pembuatan jembatan dan tiang
bangunan. Selain itu, kayu Johar juga baik digunakan sebagai bahan baku
pembuatan arang kayu. Daun dan buahnya menghasilkan zat penyamak.Daunnya juga
dapat dimanfaatkan sebagai pupuk hijau.Akarnya dapat digunakan sebagai obat
cacingan dan sariawan.
8.
Kangkung
Kangkung dapat tumbuh dan
berproduksi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (pegunungan) ±
2000 meter dpl.Baik kangkung darat maupun kangkung air, kedua varietas tersebut
dapat tumbuh di mana saja, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi.
Hasilnya akan tetap sama asal jangan dicampur aduk.
9.
Pare
Tanaman paria ( Momordica Charantia L ) merupakan tanaman
semusim yang cocok tumbuh di dataran rendah sampai menengah. Prospek pengembangan
tanaman paria ini makin cerah karena daya beli masyarakat yang makin baik,
terutama terhadap paria yang memiliki kualitas baik.
Tanaman yang
Cocok di Dataran Medium
1.
Kedelai (Glycine max)
Sebagian
besar tumbuh di daerah yang beriklim tropis dan subtropis. Kedelai dapat tumbuh
baik di tempat yang berhawa panas, di tempat-tempat yang terbuka dan bercurah
hujan 100 – 400 mm3 per bulan. Oleh karena itu, kedelai kabanyakan ditanam di
daerah yang terletak kurang dari 400 m di atas permukaan laut dan jarang sekali
ditanam di daerah yang terletak kurang dari 600 m di atas permukaan laut. Jadi
tanaman kedelai akan tumbuh bakik, jika ditanam di daerah beriklim kering.
2.
Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.)
Kacang tanah, kacang una, suuk, kacang jebrol, kacang bandung,
kacang tuban, kacang kole, kacang banggala (bahasa Yunani: Arachis hypogaea L., bahasa Inggris: peanut,
groundnut) merupakan tanamanpolong-polongan atau legum dari famili Fabaceae, kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia. Kacang tanah
merupakan sejenis tanaman tropika. Ia tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50
cm (1 hingga 1½ kaki) dan mengeluarkan daun-daun kecil.Ketinggian
tempat yang baik dan ideal untuk tanaman kacang tanah adalah pada ketinggian
antara 500 m dpl. Jenis kacang tanah tertentu dapat ditanam pada ketinggian
tempat tertentu untuk dapat tumbuh optimal.
Gandumadalah sekelompok tanaman serealia dari suku padi-padian yang kaya akan karbohidrat. Pada umumnya, biji gandum (kernel) berbentuk
opal dengan panjang 6–8 mm dan diameter 2–3 mm. Seperti jenis serealia lainnya,
gandum memiliki tekstur yang keras. Biji gandum terdiri dari tiga bagian yaitu
bagian kulit (bran), bagian endosperma, dan bagian lembaga (germ). Lingkungan
atau syarat tumbuh tanaman gandum antara lain ketinggian tempat penanaman
sekitar 400-800 meter diatas permukaan laut.
Tanaman gandum dapat tumbuh baik dan berproduksi tinggi pada kisaran
suhu 10-25 derajat celciu, fotoperiodisme yang panjang, dan bercurah hujan
350-1.250 mm.
4.
Mentimun
(Cucumis Sativus L.)
Tanaman mentimun dapat tumbuh dengan baik pada
ketinggian tempat 200-800 dpl. Namun tanaman mentimun tumbuh dengan optimum
pada daerah yang berketinggian tempat 400 dpl, pada tanah yang berkadar liat
rendah dengan pH 6-7.
5.
Bawang
merah (Allium
Cepa L.)
Bawang
merah merupakan tanaman yang hanya cocok di dataran menengah hingga tinggi. Hal
ini tidak mengherankan karena sentra bawang merah tanah air kebanyakan yang
berada di dataran menengah. Tanaman ini hanya tumbuh dengan optimal pada
ketinggian 0 - 800 meter dpl.
6.
Kakao (Theobroma Cacao L.)
Ketinggian tempat di Indonesia yang
ideal untuk penanaman kakao adalah tidak lebih tinggi dari 800m daripermukaan
laut.Curah Hujan Curah hujan yang berhubungan dengan pertanaman dan produksi
kakao ialah distribusinya sepanjang tahun. Hal tersebut berkaitan dengan masa
pembentukan tunas muda dan produksi. Areal penanaman kakao yang ideal adalah
daerah-daerah dengan curah hujan 1.100-3.000 mm per tahun.
7.
Karet (Hevea Brasiliensis)
Tanaman
karet tumbuh optimal pada dataran rendahdengan ketinggian 200 m – 400 m dari
permukaan laut(dpl). Pada ketinggian > 400 m dpl dan suhu harian lebihdari
30oC, akan mengakibatkan tanaman karet tidak bias tumbuh dengan
baik.
8.
Kelapa Sawit (Elaeis)
Tanah yang baik untuk budidaya kelapa sawit harus
mengandung banyak lempung, beraerasi baik dan subur. Tanah harus berdrainase baik,
permukaan air tanah cukup dalam, solum cukup dalam, tidak berbatu. Tanah Latosol, Ultisol dan Aluvial
yang meliputi tanah gambut, dataran pantai dan muara sungai dapat dijadikan
perkebunan kelapa sawit. Tanah memiliki derajat keasaman (pH) antara 4-6. Ketinggian tempat yang ideal bagi
pertumbuhan tanaman kelapa sawit antara 1-400 m dpl. Topografi datar dan
berombak sampai bergelombang.7. Kelerengan ideal berkisar antara 0 sampai 25%.
9.
Nangka (Artocarpus
heterophyllus)
Nangka
dapat tumbuh dari mulai dataran rendah sampai ketinggian tempat 1.300 m dpl.
Namun ketinggian tempat yg terbaik untuk pertumbuhan nangka adalah antara 0-800
m dpl.
10. Pala
(Myristica Fragan Haitt)
Tanaman
ini membutuhkan tanah yang gembur, subur dan sangat cocok pada tanah vulkasnis
yang mempunyai pembuangan air yang baik. Tanaman pala tumbuh baik di tanah yang
bertekstur pasir sampai lempung dengan kandungan bahan organis yang
tinggi.Sedangkan pH tanah yang cocok untuk tanaman pala adalah 5,5 – 6,5. Tanaman pala dapat tumbuh baik di
daerah yang mempunyai ketinggian 500-700 m dpl. Sedangkan pada ketinggian di
atas 700 m, produksitivitas tanaman akan rendah.
Tanaman yang
Cocok di Dataran Tinggi
1.
Manglid
(Manglietia glauca). Pohon Manglid dapat
mencapai ketinggian 25 - 40 meter dengan bebas cabang 25 meter dan diamater
150cm. Tersebar di ketinggian 1000 - 1500 mdpl. Hidup berkelompok di tempat
yang lembab.Di Jawa Barat dan Bali kayu Manglid sangat disukai selain karena
kayunya mengkilat, strukturnya padat, halus, ringan, dan kuat.Kayu Manglid
sering digunakan sebagai bahan pembuat perkakas dan jembatan.
2.
Surian
/ Suren / (Toona
sureni).
Tanaman ini tumbuh pada daerah bertebing dengan
ketinggian 600 - 2.700 m dpl dengan temperature 22ºC. Bagian tanaman yang dapat
dimanfaatkan selain kayunya sebagai bahan bangunan, furniture, veneer, panel
kayu dan juga kulit dan akarnya dimanfaatkan untuk bahan baku obat diarrhoea
dan ekstrak daunnya dipakai sebagai antibiotik dan bio-insektisida; sedangkan
kulit batang dan buahnya dapat disuling untuk menghasilkan minyak esensial
(aromatik). Tajuk tidak terlalu lebar sehingga pohon suren biasa digunakan
sebagai tanaman pelindung atau pembatas di ladang dan sebagai windbreak di
perkebunan teh .
3.
Pinus (Pine merkusii).
Pohon besar, batang silindris, lurus. Dapat
mencapai tinggi 45 meter dengan diameter 140cm. Kayunya untuk berbagai
keperluan, konstruksi ringan, mebel, pulp, korek api dan sumpit. Sering disadap
getahnya.Pohon tua dapat menghasilkan 30-60 kg getah, 20-40 kg resin murni dan
7-14 kg terpentin per tahun.Cocok untuk rehabilitasi lahan kritis, tahan
kebakaran dan tanah tidak subur.
4.
Puspa (Schima wallichii).
Pohon tinggi mencapai 7 - 10 meter, khas Jawa
Barat. Pohon ini juga memiliki daya survaif yang cukup tinggi dengan kulit kayu
yang tebal sehingga tahan api,namun dikala roboh anakan akan cepat tumbuh
disaat hujan turun membasahi lantai hutan. Tegakan puspa dari kejauhan daun
berwarna hujau tua ini sangat kontras dengan daunnya yang muda berwarna
kemerahan di sat musim hujan bunganya yang berwarna putih berjatuhan di atas
serasah dengan benang sari kuning sehingga menarik satwa untuk menikamati. Kera
ekor panjang (Mecaca fascicularis) merupakan jenis mamalia yang hidup di pohon
pucuk daun puspa merupakan santapan lezat bagi jenis primata ini.
5.
Kopi Kate / Kartika (Cofee arabica var. kartika).
Varietas unggulan dataran tinggi yang cocok
ditanam pada ketinggian 700 - 2.000 mdpl. Tipe pertumbuhan kate / kompak.
6.
Kopi Robusta (Cofee robusta).
Kopi Robusta merupakan keturunan beberapa
spesies kopi, terutama Coffea canephora. Tumbuh baik di ketinggian 400-700 m
dpl, temperatur 21-24° C dengan bulan kering 3-4 bulan secara berturut-turut
dan 3-4 kali hujan kiriman.
7.
Alpukat (Persea americana).
Apokat (KBBI: Avokad), alpukat, atau Persea
americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Berasal dari
Meksiko, Amerika Tengah, dan Guam.Banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan
Amerika Tengah.Batangnya bisa mencapai tinggi 20m dengan daun sepanjang 12
hingga 25 sentimeter.Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan
ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter,
dengan massa 100 hingga 1000 gram, dan biji yang besar, 5
8.
Kawung / Aren /
Enau (Arenga
pinnata).
Enau atau aren (Arenga pinnata, suku Arecaceae)
adalah palma yang terpenting setelah kelapa (nyiur) karena merupakan tanaman
serba guna. Tumbuhan ini dikenal dengan pelbagai nama seperti nau, hanau,
peluluk, biluluk, kabung, juk atau ijuk (aneka nama lokal di Sumatra dan
Semenanjung Malaya); kawung, taren (Sd.); akol, akel, akere, inru, indu
(bahasa-bahasa di Sulawesi); moka, moke, tuwa, tuwak (di Nusa Tenggara), dan
lain-lain. Bangsa Belanda mengenalnya sebagai arenpalm atau zuikerpalm dan
bangsa Jerman menyebutnya zuckerpalme. Dalam bahasa Inggris disebut sugar palm
atau Gomuti palm.
9.
Rasamala (Altingia excelsa).
Rasamala
yang memiliki nama ilmiah Altingia Excelsa atau sering disebut Bodi Rimbo ini
menjadi ciri tanaman khas tanaman di Jawa Barat dan pohon tropis terbesar.
Rasamala merupakan tanaman khas hutan basah campuran di perbukitan dan
pegunungan. Pohon ini dapat mencapai tinggi lebih dari 60 meter dan keliling
batang 2,5 meter. Pohon ini sering tumbuh berkelompok dan dapat tumbuh pada
ketinggian 500-1.500 m dpl, dengan curah hujan sekurang-kurangnya 100 mm dalam
bulan kering.Pohon ini ditanam pada jarak rapat, karena pohon muda cenderung
bercabang jika mendapat banyak sinar matahari. Kisaran usia pohon ini dapat
mencapai 300 tahun. Buah dari pohon ini dapat berguna bagi pakan dan digemari
burung dan kera.Kayu rasamala berwarna kuning keras dan padat.Dari batang dan
dahan banyak mengeluarkan getah damar.
10. Mahoni /
Mahogany (Swietenia macrophylla).
Pohon tahunan, tinggi mencapai 25 meter,
berkayu, bulat dan bercabang. Kayunya digunakan sebagai bahan bangunan,
furniture dan sebagai peneduh di jalan-jalan kota besar. Bijinya berkhasiat
sebagai obat tekanan darah tinggi, obat encok, obat eksim dan obat masuk angin.
11. Jati Putih /
Jati Cina / Jati Belanda /
White teak (Gmelina arborea).
Pohon ukuran sedang, tinggi dapat mencapai 30 -
40 m, batang silindris, diameter rata-rata 50 cm kadang-kadang mencapai 140 cm.
Terutama dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi ringan dan pulp. Beberapa bagian
pohon dapat digunakan untuk obat dan daunnya untuk pakan ternak .
Tanaman yang membutuhkan intensitas cahaya rendah
1.
Kopi
merupakan
tanaman yang membutuhkan naungan sepanjang hidupnya. Cahaya sangat diperlukan
oleh tanaman, terutama tanaman yang memiliki zat hijau daun (khloropil), tanpa
cahaya tidak terjadi proses photosintesis pada daun yang menghasilkan energi
untuk tanaman bertumbuh.
2.
Kentang
termasuk
tanaman yang dapat tumbuh di daerah tropika dan subtropika. Pertumbuhan tanaman
kentang sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca. Tanaman kentang tumbuh baik pada
lingkungan dengan suhu rendah, yaitu 15 sampai 20 °C, cukup sinar matahari, dan
kelembaban udara 80 sampai 90 %
3.
Tomat
Tomat
adalah tanaman wajib di setiap kebun.Saat yang tepat untuk menanam tomat adalah
pada peralihan musim hujan ke musim panas.Tomat tidak membutuhkan banyak ruang
atau tanah untuk tumbuh.Anda bisa menanamnya di pot tanah liat standar.Jika
Anda ingin berkreasi, Anda juga bisa memanfaatkan sepatu boot tua Anda sebagai
pot.
4.
Tanaman
bumbu
Menanam
tanaman bumbu bisa jadi solusi bagi Anda yang gemar berkebun namun memiliki
ruang yang terbatas.Anda bisa menanam cabe, bawang putih, bawang merah,
lengkuas, kunyit, jahe dan semua jenis bumbu dapur.
5.
Strawberi
Tak
ada yang bisa mengalahkan rasa nikmat makan buah strawberi yang segar dan manis
pada musim panas – Anda bisa memakannya langsung, menghidangkannya dengan es
krim atau makanan lain.
6.
Selada
Anda
bisa membeli atau membuat sendiri kotak untuk tanaman ini.Selada memiliki akar
yang pendek sehingga Anda tidak butuh kotak yang terlalu besar.Pastikan selada
Anda memperoleh cahaya yang cukup dan iklim yang cocok.Tanpa sinar matahari
yang cukup.
7.
Kacang
Selayaknya
tanaman merambat, kacang sangat cocok bagi Anda yang memiliki ruang dasar
terbatas namun memiliki ruang vertikal yang tinggi.Anda cukup membeli pot
ukuran standar, tanah yang subur dan pupuk. Tanam biji tepat di depan tiang dan
tanaman akan tumbuh merambat dengan cepat serta siap dipanen sebulan
berikutnya. Kacang juga juga mudah beradaptasi dan tahan cuaca walau Anda
menempatkannya di balkon apartemen anda.
8.
Tanaman
Jade
adalah
tanaman segar dan indah yang membutuhkan air sangat sedikit (bahkan dapat
bertahan tanpa air sampai sebulan). Tanaman tersebut toleran terhadap cahaya yg
sedikit, tetapi akan lebih baik jika ditempatkan di samping jendela. Jika
tumbuh di bawah kondisi tertentu, tanaman jade dapat menghasilkan daun putih
kecil atau agak berwarna merah muda.
9.
Violet
adalah
tanaman rumah yang populer, dan merupakan salah satu tanaman berbunga paling
mudah untuk dirawat. Ketika penyiraman afrika violet, disarankan menyemburkan
air yg panjang agar bisa sampai ke tanah dan hindari air dingin pada kelopak
bunga.Disarankan juga menggunakan suhu kamar atau air yang hangat.
10.
Tanaman
lidah mertua
dapat
mengubah co2 pada malam hari (sehingga disarankan tanaman ini ditempatkan di
kamar tidur), dan menghilangkan racun dalam rumah. Tanaman ini lebih suka
matahari, tetapi merupakan tanaman yang sangat pemaaf dan akan mentolerir cuaca
mendung.
Tanaman
yang membutuhkan intensitas cahaya tinggi
1.
Kaktus
Christmas atau Schlumbergera
Tanaman jenis
ini tidak membutuhkan banyak sinar matahari, jadi cocok untuk diletakkan di
dalam rumah.Tanaman jenis ini juga tidak tumbuh terlalu pesat.Ia hanya
membutuhkan air yang sedikit sekali, hanya dua kali sebulan. Warna
bunganya amat cantik, merah muda, merah, putih, atau salem. Tanam di dalam pot
ukuran sedang, beri pupuk, dan gemburkan tanahnya tiap dua tahun sekali.
2.
Begonia
rex
Tanaman ini
disukai karena bentuk dan coraknya.Ukurannya yang sedang membuat tanaman ini
cukup ideal untuk diletakkan di atas meja tamu, atau di sudut ruangan
menggunakan tiang khusus penyangga pot. Begonia
membutuhkan sinar matahari yang sedang, jadi sesekali keluarkan tanaman
ini untuk mendapatkan sinar matahari. Ia tidak membutuhkan banyak tanah ataupun
air. Cukup siram dua minggu sekali dan gemburkan tanahnya tiap enam bulan
sekali.
3.
Tanaman
semanggi (Oxalis regnellii)
Tanaman
cantik ini memiliki warna yang keunguan atau hijau pekat dengan bentuk daun
mirip semanggi. Daun-daunnya akan menguncup pada malam hari, dan bunganya mekar
sepanjang tahun dengan warna putih dan merah muda dengan banyak cabang kecil.
Jenis tanaman ini sangat suka sinar matahari, tetapi tidak bisa terkena sinar
matahari yang terlalu terik.Siram setiap satu minggu sekali, dan pastikan ada
wadah air di bawah pot yang bisa menjaga tanah tetap lembap.Siram kembali air
yang mengalir dari dalam pot ke dalam pot.Gemburkan tanah tiap setahun sekali.
4.
Sirih
belanda (Epipremnum aureum)
Sirih belanda
merupakan tanaman jenis rambat.Tanaman ini hanya perlu disiram dua minggu
sekali, ketika daun-daunnya terlihat sedikit layu.Karena tanaman ini cepat
pertumbuhannya, maka Anda bisa meletakkan di jendela ataupun digunakan sebagai
penutup atap.Jika sudah terlalu panjang, Anda bisa memotong
dahannya.Potongannya bisa Anda celupkan ke air, kemudian tusukkan kembali ke
dalam tanah. Dalam beberapa hari ia akan tumbuh
kembali membuat cabang baru.
5.
Lili
paris (Chlorophytum comosum)
Tanaman
lain yang mudah perawatannya dan tumbuh dengan cepat adalah lili paris. Tanaman
jenis ini bisa hidup berpuluh-puluh tahun lamanya.Anda bisa meletakkannya di
tempat yang terkena sinar matahari langsung, atau di atas lemari es.Tidak perlu
disiram terlalu sering, cukup satu kali seminggu.Jika daunnya mulai menciut,
berarti sudah saatnya disiram.Ganti tanahnya dengan yang baru jika mulai
mengeras.
6.
Cemara
laut (Araucaria heterophylla)
Cemara bisa
tumbuh di dalam ruangan dan daun-daunnya tetap bisa hijau
pekat.Cabang-cabangnya yang mirip jarum bisa tumbuh tinggi mencapai 2 meter
lebih. Tanaman yang biasa dijadikan pohon
natal ini biasanya dijual setinggi 1,5 meter untuk ditanam di taman, dan bisa
tumbuh tinggi hingga 25 cm per tahunnya. Tanaman ini perlu ditanam menggunakan
pot pada akarnya, dan disiram tiap 1-2 minggu sekali.Tanam di tempat yang sejuk
namun banyak cahaya.
7.
Palem
kuning (Chrysalidocarpus lutescens)
Jenis
tanaman ini akan memberikan kesan tropis pada pekarangan rumah Anda. Letakkan
di dekat pintu, atau di ruangan dengan desain minimalis.Siram tiap dua minggu
sekali. Tanaman ini bisa mencapai 2 meter, namun jika Anda menggunakan pot
kecil maka tidak akan tumbuh tinggi.
8.
Wijen
merupakan
tanaman daerah tropik dan subtropik, tetapi kultivar baru telah melebar di
daerah dingin. Wijen tumbuh pada ketinggian di bawah 1250 m. Wijen juga
membutuhkan hari pendek, tetapi banyak kultivar telah beradaptasi terhadap
bermacam-macam periode cahaya. Dengan 10 jam, wijen akan berbunga 42—45 hari
sebelum ditebarkan.
9.
Bawang
tak
besar seperti yang dikehendaki kerana bawang perlukan cahaya matahari 13 jam.
10.
Jagung
Intensitas
cahaya adalah jumlah pancaran cahaya matahari yang intesif dan dapat
dimanfaatkan oleh makhluk hidup.Untuk tanaman jagung, intensitas
cahaya yang banyak dan cukup sangat dibutuhkan selain untuk berfotosintesis,
juga untuk berproduksi, karena tanpa intensitas cahaya yang cukup, bunga tidak
dapat berhasil menjadi buah.